Tips Memasang Kawat Gigi

Kawat gigi dalam bahasa kedokteran disebut dental braces atau orthodontic braces yaitu alat yang digunakan pada bidang kedokteran gigi untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur. Semula, kawat gigi digunakan untuk mengencangkan gigi karena gigi terlalu maju (tonggos) serta susunan gigi tak merata. Kawat gigi juga berfungsi untuk meratakan susunan gigi yang tumbuh tak beraturan namun, perubahan fungsi kawat gigi kini semakin terlihat.

Kawat gigi tidak hanya digunakan sebagai alat kesehatan, namun menjadi tren yang sedang digandrungi. Orang-orang bergigi normal, ikut meramaikan behel agar terlihat percaya diri. Tak ketinggalan, terutama untuk para ABG yang menggunakannya dengan warna-warni mencolok.

Tips Memasang Kawat Gigi

Hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum memasang kawat gigi :

  • Persiapkan waktu yang lumayan longgar untuk melakukan treatment awal maupun saat memasang kawat nantinya, tentu kita tidak mau apabila terpaksa membatalkan urusan lain atau suatu pertemuan penting karena pemasangan yang belum selesai.
  • Foto rontgen gigi (Cepalometrix dan atau Panoramix), foto ini tujuannya untuk mengetahui struktur gigi kita baik bentuk maupun apakah terdapat gigi yang berlubang/perlu dicabut.
  • Biaya yang harus dikeluarkan, untuk saat ini (Tahun 2010) biaya pemasangan rata-rata antara Rp. 5-9 Juta dimana setiap kali kontrol terkena biaya Rp. 20 ribu – Rp. 50 Ribu. Biasanya terdapat biaya tambahan apabila ternyata memerlukan penanganan lanjutan seperti pembersihan karang gigi, pencabutan gigi, obat, dll.
  • Lakukan test tekanan darah (tensi) dan kadar gula, untuk memastikan bahwa kita dalam kondisi yang memungkinkan untuk dipasang kawat gigi terutama apabila terdapat gigi yang duperlukan untuk dicabut. Apabila tekanan darah kita tinggi atau kadar gula kita tinggi dapat mempengaruhi banyaknya darah yang keluar apabila gigi dicabut sehingga bisa pingsan di tengah-tengah.

Tips Memasang Kawat Gigi

Saat dilakukan pemasangan kawat gigi.

  • Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter gigi anda, apakah memang harus ada gigi yang dicabut atau tidak. Apakah kawat gigi cukup 1 bagian (atas/bawah) ataukah keduanya. Apabila ternyata keduanya apakah dipasang bersamaan ataupun tidak. Kita berhak tahu dokter gigi tsb akan melakukan apa saja, dan berhak untuk tidak menyetujuinya apabila kita pandang tidak perlu. Misal :  menurut dokter gigi harus dicabut 4 gigi, sedangkan menurut kita cukup 2 gigi. Konsultasikan hal tersebut terlebih dahulu.
  • Apabila pemasangan tidak dapat dilakukan dalam 1 hari, buatlah jadwal di hari yang berdekatan supaya penanganannya lebih maksimal. Misal hari pertama untuk pencabutan gigi dan hari kedia untuk pemasangan kawat gigi.
  • Makan yang cukup sebelum datang ke dokter gigi. Karena setelah dilakukan pemasangan , akan timbul sariawan atau rasa sakit dan geli pada gigi untuk mengunyah karena posisi gigi yang tertarik ke posisi baru.
  • Setelah terpasang semua kawat giginya, saat ini tersedia karet dengan berbagai macam warna sesuai selera anda. Bahkan terdapat yang bentuknya bukan hanya lingkaran tapi seperti kepala Mickey Mouse ataupun Hello Kitty. Apabila anda bekerja akan lebih baik memilih warna yang netral (cenderung tua).
  • Tanya kepada dokter, bagaimana cara untuk menggosok gigi yang benar dan tipe sikat gigi yang cocok dengan gigi anda setelah dilakukan pemasangan kawat gigi.
  • Minta obat kepada dokter untuk meredakan rasa nyeri (biasanya Pondstan, dll), obat untuk bengkak apabila dicabut, dan obat antibiotik.

Memasang Kawat Gigi

Setelah dilakukan pemasangan kawat gigi.

  • Antara 1-2 Minggu awal setelah pemasangan, biasanya akan timbul sariawan yang sangat mengganggu. Saya sendiri menggunakan berbagai macam cara dari kumur air garam hangat, meminum enkasari, pondstan, sampai dengan cara terakhir menggunakan albothyl.
  • Bawalah sikat kawat gigi khusus (atau tusuk gigi) dan cermin kemanapun anda pergi. Apabila memungkinkan segera menyikat gigi setelah memakan sesuatu, mengingat mudahnya sisa-sisa makanan tertinggal pada sela-sela antara gigi dan kawat gigi.
  • Karena sekarang menggunakan kawat gigi, jadi hindarilah makanan-makanan yang susah untuk dikunyah seperti daging steak, pizza, permen karet, sate, dll. Apabila anda benar-benar ingin memakannya, maka irislah dulu kecil2 makanan tersebut baru kemudian dimakan. Makanan seperti buah, sate, jagung bakar dan yang lain dimana perlu untuk digigit dihindari dulu atau seperti sate dilepas dari tusuknya kemudian diiris lebih kecil-kecil.

Rata-rata kawat gigi ini digunakan selama 2 tahun, bisa lebih apabila memang struktur gigi awal yang terlalu parah. Setelah penggunaannya, dapat digunakan retainer kurang lebih selama 3 bulan untuk menjaga strtuktur gigi yang telah terbentuk. Baru kemudian dapat terbebas seluruhnya dari kawat gigi tsb.
Perlu diperhatikan juga, sebaiknya sebelum dokter gigi sendiri yang mengatakan bahwa kawat gigi tersebut dapat dilepas sebaiknya jangan dilepas. Salah-salah posisi gigi kita akan lebih berantakan dibandingkan awal sebelum kawat gigi tersebut dipasang. Karena apabila belum pas posisinya kemudian dilepas maka gigi-gigi tersebut akan mencari posisi asal dan bertabrakan satu dengan lainnya.