Cream Pemutih Wajah Yashodara

Priapisme Adalah Ereksi Yang Nyeri Dan Menetap

Priapisme adalah kondisi pada setiap ereksi dengan durasi lebih dari empat jam yang terjadi tanpa adanya rangsangan seksual atau tidak mereda setelah ejakulasi. Priapisme dapat terjadi pada semua usia, tetapi kejadiannya paling umum antara usia lima dan 10 tahun dan antara 20 dan 50 tahun. Pada anak-anak, priapisme biasanya berhubungan dengan leukemia dan penyakit sel sabit, atau sekunder terhadap trauma. Penyebab paling umum pada orang dewasa adalah injeksi agen intrapenil untuk memperbaiki disfungsi ereksi. Priapisme juga dapat terjadi sekunder oleh penggunaan obat psikotropika, seperti klorpromazin dan prazosin.

Priapisme adalah ereksi yang nyeri dan menetap dan tidak berhubungan dengan gairah maupun kepuasan seksual.Penyebab priapisme bisa terjadi pada semua kelompok umur, termasuk bayi baru lahir. Priapisme pada anak-anak biasanya ditemukan pada penderita leukemia. Sel darah putih yang menyumbat atau menghalangi aliran darah dari penis sehingga terjadi priapisme.

Priapisme Adalah Ereksi Yang Nyeri Dan Menetap

Anak-anak yang menderita penyakit sel sabit juga bisa mengalami priapisme.
Penyebab priapisme lainnya pada anak-anak adalah trauma, baik pada penisnya sendiri maupun pada daerah di bawah penis (perineum) dan cedera korda spinalis. Pada pria dewasa, penyebab priapisme bisa diketahui bisa juga tidak. Salah satu penyebabnya adalah penyakit sel sabit.

Namun penyebab yang paling sering dari priapisme pada dewasa adalah obat-obat yang disuntikkan seperti : Obat psikosa (torazin, klorpromazin), Obat anti hipertensi (prazosin), marijuana, obat yang digunakan untuk mengobati impotensi, antikoagulan, kokain, kortikosteroid, tolbutamid, trazodon.

Ereksi Yang Nyeri Dan Menetap

Gejala.

Gejalanya penyakit ini berupa ereksi disertai nyeri yang terjadi tanpa adanya rangsangan seksual dan berlangsung selama 4 jam atau lebih.

Pengobatan.

Pengobatan disesuaikan dengan pada penyebabnya. Jika penyebabnya adalah obat-obatan, maka pemakaian obat segera dihentikan. Jika penyebabnya adalah kerusakan saraf, diberikan obat bius melalui spinal. Bila penyebabnya adalah bekuan darah, dilakukan pembedahan untuk membuang bekuan darah atau untuk membuat bypass agar sirkulasi penis kembali normal.