Penyakit Mandul Pada Pasangan

Definisi infertilitas menurut WHO adalah tidak terjadinya kehamilan pada pasangan yang telah berhubungan intim tanpa menggunakan kontrasepsi secara teratur minimal 1-2 tahun. Menurut data demografis dunia, 12,5 % pasangan usia subur mengalami kesulitan mendapatkan anak.

Infertilitas terutama lebih banyak terjadi di kota-kota besar karena gaya hidup yang penuh stres, emosional dan kerja keras serta pola makan yang tidak seimbang. Infertilitas dapat terjadi dari sisi pria, wanita, kedua-duanya, maupun pasangan. Disebut infertilitas pasangan bila terjadi penolakan sperma suami oleh istri sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan sel telur. Hal ini biasanya disebabkan oleh ketidaksesuaian antigen/antibodi pasangan tersebut.

Penyakit Mandul Pada Pasangan

Mandul atau infertilitas adalah pasangan yang belum bisa punya keturunan meski sudah diusahakan. Ada sejumlah persyaratan untuk bisa perempuan mengandung (berpotensi menghasilkan keturunan) :

  • Perempuan menghasilkan telur.
  • Laki-laki menghasilkan sprema berkualitas.
  • Ada pembuahan sel sperma kepada sel telur.
  • Telur yang dibuahi menempel pada rahim bagian dalam.

Jika salah satu syarat tersebut tidak dipenuhi, maka kemungkinan menghasilkan keturunan kecil. Sebagai tambahan pengetahuan, bahwa kemandulan bukan hanya di pihak perempuan, pria pun berpotensi mandul. Pria yang suka minum alkohol, mengkonsumsi narkoba, perokok, hidup di lingkungan polusi udara yang tinggi, usia lanjut, berpotensi untuk mandul.

Pada perempuan kemandulan biosa disebabkan oleh kelainan pada rahim, usia, stress, kurang gizi, rokok, alkohol, atau penyakit menular seks.

Mandul Pada Pasangan

Gejala.

Belum ada tanda-tanda kehamilan meski sudah diupayakan terus menerus.

Pengobatan.

Tingkatkan potensi untuk hamil dengan melakukan intercouse tiap 3 hari sekali dalam seminggu supaya kemungkinan ovulasi juga tinggi. Ovulasi terjadi dalam 2 minggu sebelum dan sesudah periode kesuburan dimulai. Jika periode kesuburan 28 hari, sebaiknya intercouse dilakukan tiap tiga hari antara 7 sampai 18 hari masa kesuburan.

Pengobatan tergantung pada penyebab infertilitas. Oleh karena itu disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter kandungan.