Pengertian Penyakit Dismenore Pada Wanita

Haid merupakan sebuah kebiasaan yang sangat akrab dengan para wanita yang telah menginjak usia dewasa. Ada yang secara rutin hadir begitu saja tanpa masalah. Namun ada pula yang setiap datang di sertai rasa sakit yang luar biasa. Hampir setiap wanita mengalami rasa tidak enak di perut bagian bawah yang kadang di sertai rasa mual pada saat menjelang dan selama masa haid. Biasanya rasa nyeri yang bersifat seperti kejang ini akan mereda atau hilang dengan sendirinya setelah darah haid mulai mengalir. Kejadian ini merupakan suatu gejala haid yang normal.

Istilah “dismenore” di pakai jika nyeri haid demikian hebatnya sehingga mengganggu aktifitas dan cara hidup sehari-hari. Beberapa pekerjaan terpaksa di tinggalkan dan harus beristirahat selama beberapa jam atau beberapa hari.

Cara Paling Tepat Menangani Rasa Nyeri Yang Hebat Saat Haid Datang

Dismenore adalah rasa sakit akibat menstruasi yang sangat menyiksa karena nyerinya luar biasa menyakitkan. Jika terjadi pada perempuan bekerja, tentu saja hal tersebut akan sangat mengganggu aktivitas dan produktivitasnya.

Dismenore terbagi menjadi dua, yaitu :

  • Dismenore primer
  • Dismenore sekunder

Dismenore primer terjadi dua hari sebelum menstruasi tiba dan biasanya hilang setelah memasuki masa menstruasi. Sekitar 10% penderita dismenore primer tidak dapat mengikuti kegiatan sehari-hari.

Dismenore sekunder hampir mirip dengan dismenorea primer, tetapi akibatnya lebih parah dan biasanya lebih lama daripada dismenore primer.

Tanda-Tanda Dismenorea

Kram perut bagian bawah yang menjalar ke punggung atau kaki. Biasanya di sertai gejala gastrointestinal dan gejala neurologis, seperti emosi yang labil.

Penyebab Dismenorea

Adanya hiperaktivitas dari uterus, endotelin, prostaglandin, vasopressin, dan kerusakan saraf perifer. Memiliki penyakit radang panggul, pemasangan IUD, tumor pada tuba fallopii, usus, atau vesika urinaria, polip uteri, dan inflammatory bowel desease. Bekas luka karena pernah melakukan operasi pada organ reproduksi sebelumnya.

Pencegahan Dismenore

Dismenore mungkin susah untuk dicegah, tetapi untuk gejala yang sangat parah dapat di kurangi.

Cara mengurangi rasa sakit Dismenore :

  • Minum obat pereda rasa sakit
  • Beristirahat
  • Menarik napas panjang
  • Menenangkan diri
  • Berolahraga ringan
  • Mengonsumsi sayur
  • Mengonsumsi buah-buahan
  • Mengompres bagian yang terasa sakit dengan air panas
  • Mengonsumsi jamu kunyit asem, terutama menjelang haid.