Infeksi Penyakit Batuk Rejan

Batuk rejan adalah infeksi saluran napas (infeksi pada paru-paru) yang menyebabkan serangan batuk yang bertubi-tubi. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang disebut Bordetella pertussis. Pertussis adalah nama lain dari batuk rejan. Batuk rejan mudah sekali ditularkan. Bakteri tersebar melalui sebutir cairan ludah yang keluar saat batuk atau bersin. Bakteri ini juga dapat menyebar dari tangan ke hidung bila tangan telah bersentuhan dengan bakteri tersebut. Contohnya, bila anak anda telah terinfeksi dan anda mengusap hidung mereka dengan tisu lalu anda mengusap hidung anak lain, anda telah menyebarkan infeksi bakteri tersebut melalui tangan anda.

70-100% dari orang yang tinggal di rumah yang sama dengan dengan penderita batuk rejan biasanya akan terinfeksi. Penyakit ini terutama sangat serius bila terjadi pada bayi berusia kurang dari 6 bulan. Bayi-bayi pengidap batuk rejan biasanya perlu dirawat di rumah sakit. Anak-anak dan orang dewasa juga dapat menderita penyakit ini. Biasanya anak-anak dan orang dewasa yang terkena batuk rejan tidak akan kelihatan sakit parah, tapi mereka bisa menderita batuk selama berminggu-minggu.

Infeksi Penyakit Batuk Rejan

Ada imunisasi untuk mencegah terjadinya batuk rejan. Anak-anak yang telah diimunisasi tetap dapat tertular batuk rejan tapi biasanya tidak berdampak serius.

Batuk rejan adalah salah satu jenis batuk yang sangat menular. Penularan dapat terjadi melalui batuk penderita yang terhirup oleh orang sehat. Penyakit ini disebabkan oleh Bacterium Bordetella, ada juga yang diakibatkan B. parapertussis.

Gejala.

Gejala batuk rejan antara lain :

  • Pilek.
  • Bersin.
  • Mata merah, mata berair.
  • Demam ringan.
  • Batuk kering.

Perawatan.

Jika batuk rejan menyerang bayi, bayi sebaiknya dirawat di rumah sakit karena batuk rejan lebih berbahaya bagi kelompok usia tersebut. Oleh karena itu penting bagi bayi untuk mendapatkan imunisasi pada usia 2, 4, 6, dan 18 bulan dan 4-6 tahun.