Ga Bisa Lepas dari Gadget Ternyata Bahaya untuk Mata!

DOKTERGAUL.COM – Apakah anda bangun pagi dan langsung menatap layar smartphone untuk memeriksa sosial media dan berbagai notifikasi yang masuk ke ponsel anda sejak anda tertidur semalam? Kemudian anda berangkat kerja dan menatap layar komputer seharian penuh. Bahkan saat pulang, di tengah kemacetan jalan atau setelah berbaring di tempat tidur, anda menyempatkan diri untuk menonton drama korea favorit anda, atau film hollywood terbaru yang anda tunggu. Keseluruhan hari anda hampir tak pernah lepas dari layar gadget. Apa yang mata anda rasakan?

Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa rata-rata orang dewasa menghabiskan waktu hingga 8 jam 47 menit dalam sehari untuk menatap layar gadget. Beberapa peneliti menyatakan bahwa layar gadget memancarkan sinar biru yang berbahaya bagi mata. Sinar biru tidak difilter oleh kornea dan lensa mata, sehingga lambat laun diduga dapat merusak retina.

Selain itu, sinar biru juga dapat menekan produksi melatonin yang mengontrol ritme sirkadian seseorang. Terpapar cahaya biru terlalu sering dapat merusak ritme sirkadian seseorang sehingga dapat menimbulkan sulit tidur. Sulit tidur yang berlangsung lama dapat menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang.

Meskipun penelitian ini masih membutuhkan uji lebih lanjut, akan lebih baik jika anda mulai melakukan tindakan pencegahan untuk menjaga kualitas mata dan juga hidup anda. Untuk itu, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata, di antaranya:

Istirahatkan mata anda

Saat anda berkonsentrasi melakukan suatu pekerjaan, mata anda akan berkedip lebih jarang dibandingkan pada saat anda bersantai. Hal ini dapat menyebabkan mata anda menjadi kering, iritasi mata, kemerahan, bahkan nyeri pada mata. Oleh karena itu, beristirahata sejenak merupakan salah satu cara mengistirahatkan mata anda.

Pada dasarnya, ritme ideal dalam menggunakan mata anda adalah aturan 20-20-20. Aturan ini menyarankan anda untuk mengistirahatkan mata anda setiap 20 menit selama 20 detik dengan melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki atau sekitar 6 meter dari anda.

Kurangi paparan cahaya dari ponsel anda

Anda dapat mengurangi paparan cahaya yang anda terima dengan mendownload aplikasi yang dapat mengurangi paparan cahaya biru atau mengatur layar ponsel anda ke mode nightshift. Selain itu, sebaiknya anda mematikan layar ponsel anda sekitar 1 jam sebelum anda tidur, sementara anda dapat membiasakan membaca buku atau mendengarkan musik yang lembut sebelum tidur.

Menggunakan kacamata anti radiasi

Saat ini, anda dapat mendapatkan kacamata yang dapat memfilter paparan sinar biru dengan mudah di optik-optik yang menjual kacamata. Bahkan meskipun anda memiliki mata minus spesifikasi kacamata yang dapat memfilter sinar biru dari layar atau matahari juga dapat ditambahkan ke kacamata minus yang biasa anda gunakan.

Pada umumnya, saat anda akan membeli kacamata, anda akan ditawarkan untuk mengambil spesifikasi tambahan untuk lensa seperti anti radiasi atau anti sinar matahari. Kacamata anti radiasi adalah lensa yang dilengkapi dengan kemampuan memfilter sinar biru, sedangkan anti sinar matahari merupakan lensa yang dilengkapi kemampuan berubah warna menjadi gelap jika terkenan sinar matahari.

Rujukan Lainnya:

rumus transposisi lensa, cliti korea, cara transposisi lensa, bangku optik berfungsi, cara penggunaan bangku optik, transposisi lensa

[Qothrunnada Sungkar - DokterGaul.com]