Harus Tahu! Mengapa Orang Jujur Selalu Hancur

DokterGaul.com – Orang jujur memang merupakan sebuah karakter yang harus dimiliki bagi setiap orang, tanpa sebuah kejujuran seseorang akan mengalami yang namanya krisis karakter, pastinya setiap orang memiliki hati nurani jujur.

Namun, saat ini jujur sangat sulit dicari di masyarakat, banyak sekali masyarakat yang kurang percaya akan kejujuran sendiri. Mereka memiliki banyak ikatan terhadap yang namanya ketidak jujuran.

Mengapa Orang Jujur Selalu Hancur

Masyarakat sendiri sebenarnya tahu bahwa perbuatan dusta atau tidak jujur adalah hal yang salah tetapi banyak sekali konsekuensi yang perlu dihadapi ketika kita memulai untuk bertindak jujur.

Jujur merupakan sebuah prinsip hidup yang tidak dapat diubah, di mana sebuah kejujuran merupakan salah satu pro dan kontra.

Dalam dunia kesehatan sendiri kejujuran merupakan salah satu hakekat dari hati nurani seseorang, jadi otak manusia sebenarnya memiliki sel saraf yang juga mengatur mengenai kejujuran yang mana berada di otak kanan manusia.

Hal ini ternyata juga sudah terbuat sejak lahir, bahkan mereka yang memiliki gangguan jiwa juga memiliki sifat jujur.

Namun dalam artian terdapat beberapa penghalang termasuk salah satunya sifat jujur tidak dikembangkan dengan baik akibat dari faktor lingkungan dan situasi yang ada.

Di sini saya akan memberikan beberapa penjelasan mengapa seseorang yang memiliki sifat jujur malah cenderung akan hancur di Indonesia dan di benci patner kerja mereka.

Sifat jujur akan membuat masalah menjadi rumit

Sudah banyak yang kita ketahui bahwa sifat jujur sudah membawa kepada hal yang rumit dan masalah besar, beberapa orang beranggapan ketika kita berkata jujur maka kita akan berada ada suatu masalah rumit dan sulit untuk dipecahkan.

Hal ini diakibatkan dari rasa yang tidak percaya terhadap hati nurani. Selain itu ada beberapa faktor seperti ingin hidup di bawah zona nyaman juga menjadi alasan seseorang cenderung tidak mau jujur dan tidak mengungkapkan sesuatu sesuai faktanya.

Contohnya saja ketika si A bekerja dan dia memiliki patner si B, ketika itu si B melakukan pelanggaran dan meminta uang administrasi kepada klien, ketika atasan meminta penjelasan, si A lebih mengalah dan berkata tidak tahu bahkan membohongi dirinya dengan berkata si B tidak melakukan kesalahan karena tidak ingin masuk ke dalam sebuah permasalahan.

Dan hal tersebut sangat sering kita hadapi ketimbang ketika terjadi penyimpangan atau pelanggar maka yang mengetahui dengan segera melaporkan.

Sifat jujur akan membuat anda dikucilkan

Terkadang hal ini tidak pasti dan relatif dari lingkungannya, tetapi pada kenyataannya di lapangan, sifat jujur lebih dibilang menyulitkan seseorang akibat dari sifat dusta.

Seorang yang bekerja dengan jujur biasanya di benci atau dikucilkan dalam sebuah situasi karena dianggap kurang dapat bekerjasama. Padahal hal tersebut merupakan salah satu hal yang mulia, orang jujur cenderung memiliki tantangan dalam hidup karena sifatnya yang terbuka dan anti kompromi.

***

Itulah beberapa sifat orang jujur yang memang sebenarnya banyak dihindari orang lain di Dunia nyata, fakta telah membuktikan bahwa orang jujur memiliki potensi lebih sedikit terkena gangguan penyakit hati, hal tersebut telah dibuktikan dengan sebuah riset di Eropa.

Walaupun jujur dikatakan hancur di Indonesia, namun ketika anda sudah masuk ke dalam sebuah Negara Maju, jujur merupakan salah satu yang biasa dan menjadi istimewa bagi setiap mereka yang bekerja.

Rujukan Lainnya:

hiper glekimia, mengapa kita lebih ce, mengapa tulang rawan sulit pulih kembali jika terluka, mengapa kita cepat mencerna daging daripada sayuran, kedutan rusuk kanan, limfadenopati hilus kanan adalah, mengapa tulang rawan sulit pulih kembali saat terluka, mengapa bakteriofag merugikan manusia, mengapa bakteriofage, mngapa tulang rawan sulit pulih kembali jika terluka

[Diyah Amartiwi - DokterGaul.com]