Buah Hati Anda Sakit Masuk Angin dan Demam? Ini Solusinya!

DOKTERGAUL.COM – Seorang ibu pasti bingung ketika buah hatinya terserang masuk angin. Ingin memberikan obat bagi buah hatinya, tapi takut adanya efek samping maupun takut nantinya tidak sesuai dengan kondisi si anak.

Tapi sekarang ada cara alami untuk mengobati masuk angin anak, yaitu dengan menggunakan bawang merah. Bawang merah sendiri dikenal sebagai bumbu dapur yang biasanya menghuni dapur ibu-ibu rumah tangga.

Bawang Merah

Bawang merah biasanya dipakai untuk membuat bawang merah goreng untuk sayur ataupun sebagai bumbu dapur yang akan menambah cita rasa masakan.

Yang tidak kalah penting, ternyata bawang merah memiliki banyak manfaat lain yaitu dapat digunakan untuk menurunkan demam dan menyembuhkan masuk angin pada anak maupun balita dan tanpa menimbulkan efek apapun.

JANGAN LEWATKAN:

Hal ini terjadi karena bawang merah mengandung banyak zat yang berguna bagi tubuh, yaitu adanya vitamin c seperti halnya yang terdapat pada buah jeruk ataupun buah-buah yang lainnya. Terdapat juga kalium, serat dan juga asam folat.

Selain itu ternyata bawang merah mengandung kalsium dan zat besi yang biasanya berguna untuk pembentukan tulang yang kuat dan pencegah osteoporosis ataupun pengeroposan tulang.

Bawang merah juga mengandung zat yang dapat mengatur untuk tumbuh alami yaitu yaitu berupa hormon auksin dan giberelin. Nah, bawang merah juga dapat digunakan sebagai obat tradisional.

Bawang Merah

Bawang merah dikenal juga sebagai obat karena mengandung efek antiseptik sekaligus senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia dan juga alliisin sebagai anti mikroba yang bersifat bakterisida.

Cara untuk mengobati demam dan juga masuk angin yaitu dengan cara menggosokkannya di punggung. Pertama-tama yang anda lakukan adalah menyiapkan 1 buah bawang merah lalu anda kupas kulitnya. Kemudian anda potong ujung bawang merah dengan pisau.

Setelah itu anda gosokkan di punggung anak anda selama beberapa menit, lalu anda diamkan sampai kering sendiri. Maka niscaya masuk angin anak anda akan segera hilang dan berganti menjadi keceriaan kembali.

Sebenarnya cara ini sama persis dengan metode kerokan dengan uang koin. Bedanya cuma kalau ini.menggunakan bawang merah karena kalau koin tidak sesuai untuk kulit anak ataupun balita yang masih lembut dan menghindari adanya iritasi pada kulit.

Kenapa kerokan dan menggosok dengan bawang merah ini berhasil untuk menurunkan demam sekaligus menghilangkan masuk angin? Karena prosesnya yang cukup sederhana, yakni membuat suatu reaksi inflamasi atau berupa radang yang mengakibatkan melebarnya pembuluh darah.

Dengan digosok menggunakan media bawang merah ataupun dikerok menggunakan koin maka akan terjadilah pelebaran pembuluh darah yang nantinya akan
melancarkan aliran darah.

Jika aliran darah lancar maka lebih banyak oksigen dan juga nutrisi yang akan masuk untuk jaringan otot. Zat-zat yang dapat menyebabkan rasa pegal dapat segera dibawa aliran darah untuk dibuang ataupun dinetralkan.

Bawang Merah

Selain itu juga terjadi rangsangan pada keratinosit dan endotel (lapisan paling dalam pembuluh darah) yang akan bereaksi dengan munculnya propiomelanokortin (POMC). Zat ini merupakan polipeptida yang kemudian akan dipecah dengan hasil akhir salah satunya adalah beta endorfin.

Pasca digosokkan dengan bawang merah ataupun dikerok maka akan didapatkan peningkatan IL1 beta, clq dan juga beta endorfin, sementara kadar c3 dan PGE2 justru turun.

Penyebab rasa nyeri adalah PGE2 sehingga jika kadarnya diturunkan maka nyeri akan berkurang juga. Sedangkan kadar endorfin anak ataupun balita yang digosok dengan bawang merah akan naik secara signifikan.

Peningkatan endorfin akan membuat mereka nyaman, rasa sakit hilang, lebih segar dan juga lebih bersemangat. Demikianlah informasi tentang cara mengobati masuk angin pada anak maupun balita dengan bawang merah.

Semoga bermanfaat!

Rujukan Lainnya:

beda counterpain merah dan biru, pil baret merah, perbedaan counterpain merah dan biru, perbedaan counterpain biru dan merah, bioplacenton dan trombophop, laporan pendahuluan demam berkepanjangan, efek samping obat baret merah, efek baret merah obat, efek samping baret merah, pil barret merah

[Indy Muchlys - DokterGaul.com]