Inilah Bahaya Nonton TV Terlalu Lama

Saat ada waktu luang atau liburan, seringkali orang-orang mengisi kegiatannya dengan menoton TV. Kegiatan menonton TV tersebut bisa menghibur serta mampu memberikan informasi yang bermanfaat. Namun, kebanyakan orang melewati batasan waktu saat menonton TV hingga berjam-jam. Nah, sebaiknya Anda perlu membatasi waktu nonton TV agar Anda tidak merasakan efek buruknya. Berikut beberapa dampak yang kurang baik ketika menonton TV terlalu lama.

  1. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Teralu lama saat menonton TV ternyata mampu meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Saat menonton TV, biasanya tubuh jarang bergerak dan tentunya aktifitas fisik menjadi berkurang. Hal tersebut tidak baik bila dilakukan terlalu sering karena tubuh perlu diolah atau digerakkan agar tidak terserang penyakit yang membahayakan.

  1. Obesitas

Kebiasaan menonton TV dengan mengemil sembarangan membuat gaya hidup makin tidak sehat. Kegiatan nonton TV membuat tubuh menjadi malas bergerak dan cenderung pasif. Kebanyakan nonton TV yang dibarengi dengan mengemil memang kurang baik untuk kesehatan karena bisa mengakibatkan berat badan meningkat hingga menimbulkan obesitas. Alangkah baiknya bila Anda mengurangi waktu nonton TV dan melakukan kegiatan yang aktif seperti berolahraga sehingga metabolisme tubuh tidak terganggu.

  1. Sakit Mata

Layar kaca TV yang menyilaukan membuat mata cepat lelah. Anda perlu memposisikan tubuh dengan tepat agar mata Anda bisa tetap aman saat menonton TV. Mata akan cepat lelah karena fokus melihat satu objek yang terlalu lama. Banyak anak-anak yang sudah memakai kaca mata minus akibat terlalu dekat menonton TV. Nah, atur posisi dan waktu untuk menonton TV sehingga Anda terhindar dari sakit mata.

  1. Pemicu pembekuan darah

Terdapat penelitian dari Jepang yang menyimpulkan bahwa kebiasaan menonton TV melebihi 5 jam akan memicu terjadinya pembekuan darah. Hal tersebut tentu akan berpengaruh dengan kesehatan paru-paru. Pembekuan darah bisa mengakibatkan emboli paru atau gumpalan darah yang menyumbat arteri pulmonalis. Salah satu pencegahan penyakit emboli paru tersebut ialah dengan banyak melakukan kegiatan fisik sehingga aktifitas pasif seperti menonton TV terlalu lama perlu dihindari.

  1. Diabetes

Menonton TV sembari mengemil makanan-makanan yang manis memang sangat menyenangkan. Hal tersebut sering dilakukan banyak orang terutama pada waktu bersantai di hari libur. Kebiasaan menonton TV dengan memakan camilan yang memiliki kadar gula tinggi sebaiknya perlu dikurangi karena dapat memicu penyakit diabetes. Alangkah baiknya bila Anda ingin menonton TV dengan ngemil maka pilihlah buah-buahan sehat sebagai pengganti camilan saat nonton TV.

Menonton terlalu lama juga kurang baik untuk kesehatan mental karena akan mengurangi waktu  bersosialisasi. Bila Anda tidak menginginkan dampak buruk yang membahayakan tersebut maka sebaiknya tidak menonton TV terlalu lama. Anda bisa mengganti waktu tersebut dengan kegiatan yang bermanfaat seperti olahraga ringan seperti yoga ataupun jogging. Demikian, semoga bermanfaat.

Rujukan Lainnya:

sulfatilamide, STQA paru adalah, berapa lama sabu bisa dideteksi dalam urine, paru STQA, paru paru kendor, obat pengganti inex, letak paru paru pada rusa, berbahayakah tb paru dextra, berapa lama urine sabu hilang, arti stqa pada paru

[Dwi Utami - DokterGaul.com]